Kamis, 15 Januari 2009

blind mind





Kamis minggu lalu, di masjid kampus UGM.
Lelah, menyandarkanku ditiang masjid setelah menembus jalan “sepi” kota jogja. Sejenak rehat.

Astaga!
Disana, 15 meter didepanku. Seorang buta tersuruk-suruk mencari pegangan,. Belum sempat kaki melangkah, seorang ikhwan telah mendekati dan menanyainya.

“ badhe tindak pundi pak?”(mau kemana pak?.jawa.red)

Dengan lugas dan jelas.” Pados padasan”(cari tempat wudhu)

Oh….subhanallah. sungguh kejadian yang membuka mata (kali ini sungguh benar-benar mata. Mata hati)
Seorang buta, yang tentu saja tak mampu melihat cahaya, mampu menemukan penciptanya dan melihat kebenaran dalam gelap.

Lalu bagaimana dengan diri kita? Sudahkah kita mampu melihat?

Selasa, 23 Desember 2008

Perhatikan namanya!!




Minggu lalu saat sesi melamun dibalairung selasar sayap selatan, seekor burung kecil turun dan melompat-lompat dihadapanku. Spontan saja seseorang berkata “ih…. Lucunya burung gereja itu…”
Kalimat sederhana itu menyentak kesadaranku.
Coba dalami, bagaimana kita bisa menyatakannya sebagai burung gereja? Sementara kata gereja lebih terkonotasi pada kaum nasrani? Dengan kuasa macam apa kita menghukumi mereka? Siapa yang tahu burung itu nasrani, Muslim, hindu, budha atau bahkan komunis…
Sparrow nama inggris nya, Kingdom: Animalia, Phylum: Chordata, Class: Aves Order: Passeriformes...familinya ( di gambar saya) Passeridae,
Di Indonesia ada dua jenis burung yang dinamai Burung gereja, satu bernama latin Passer montanus sedangkan yang lainnya adalah Passer domesticus. Passer domesticus di Indonesia termasuk langka .perbedaan antara keduanyapun sedikit sekali, Passer montanus punya bercak hitam di pipi, yang satunya lagi tidak. Ciri-ciri pembeda lainnya agak sulit ditangkap mata.
Bangunan buatan manusia menjadi tempat favorit bagi mereka untuk membuat sarang, terutama diantara rekahan tembok dan junjungan atap.
Pada masa itu Gereja model Eropa, ditiru arsitekturnya di Indonesia dengan tembok-tembok tinggi dan adanya rekahan memberikan ruang bagi sang burung untuk membuat sarang. Sesederhana itu.

Dengan sedikit hal ini, semoga mengingatkan kita agar tak dengan mudah menjuluki sesuatu….